kita memang tidak akan pernah tau jodoh kita seperti apa dan bagaimana, yang dapat kita lakukan hanya berusaha menjadi pasangan yang baik, pasangan yang mau mendengarkan, mau mengerti dan mau memahami pasangan kita seperti apa. cinta bukan hanya mencintai menggunakan emosi tapi harus pakai akal, jangan hanya bertahan karena kita mencintai seseorang yang selalu membuatmu hancur karena sikapnya, membuatmu tak berarti karena harus mengemis perhatian, membuatmu trauma dengan kekerasan verbal,
berusaha bertahan hanya akan membuatmu sakit, bukan berapa lama kamu bersama, bukan berapa derita yang kalian perjuangkan tapi lebih bagaimana pasangan kita menghargai kita disaat salah satu kita berada dipuncak sukses, kadang orang lupa bahwa orang-orang yang berjuang bersama akan selalu bertahan apapun sikap kita yang kita lakukan terhadapnya tapi semua itu salah mungkin kita terus berlari agar kita dikejar agar kita tau seberapa besar pasanagan kita mau mempertahankan kita tapi kita lupa bahwa pasangan kita juga manusia yang juga punya rasa lelah,
ada sesuatu yang tidak bisa dipaksakan sekalipun kita mencintainya setengah mati, saat cinta itu pergi ikhlas akan membuatmu lebih baik, ikhlas akan membuatmu sehat lahir batin, karena setiap orang berhak sehat lahir batin.kita sadar tidak ada manusia yang sempurna tidak ada laki-laki semulia Nabi Muhammad tidak ada perempuan semulia Siti Aisyah, tapi tetap jadi manusia yang belajar lebih baik, belajar memafaankan walaupun sulit belajar melupakan walaupun sesuatu yang tidak mungkin. ingat bahwa tidak ada kesedihan yang abadi tidak ada kebahagiaan yang abadi dan tidak ada orang yang tidak punya masalah. bukankan kita akan mati,bahwa kita akan kembali ke padaNYA.